Pengertian Koperasi Simpan Pinjam

Koperasi Simpan Pinjam adalah lembaga keuangan bukan bank dengan kegiatan usaha menerima simpanan layaknya bank, memberikan pinjaman berupa uang kepada para anggota tentu dengan bunga rendah, dan memiliki periode pelunasan dengan jangka waktu tertentu.

Siapa tidak mengenal lembaga yang satu ini, prisnsip dan tujuan didirikan lembaga koperasi tidak lain untuk membantu para anggotanya demi kepentingan bersama. Dalam kurun waktu beberapa dekade belakangan ini, popularitas koperasi seperti istilah “mati segan hidup tak mau”.

Bisa dilihat hanya segelintir kelompok masyarakat yang menggunakannya. Pemerintah sudah berusaha untuk mengangkat nama lembaga koperasi melalui berbagai cara dan fasilitas. Pamor bank konvensional yang menawarkan beragam keuntungan dan kemudahan transaksi lebih digunakan masyarakat. Bahkan dalam kasus tertentu, masyrakat lebih percaya meminjam uang kepada oknum-oknum tertentu yang memberikan bunga tidak masuk akal.

Timbul pertanyaan apa sebenarnya yang melandasi koperasi dalam system operasionalnya?, apakah tujuan dari lembaga tersebut?, serta kegiata apa yang dilakukan oleh badan hukun non bank tersebut?

Umumnya Koperasi terdiri dari banyak macam koperasi. Namun pada kesempatan kali ini kita akan membahas koperasi Simpan pinjam.

 

Prinsip Utama Koperasi Simpan Pinjam

Sesuai sebagaimana yang sudah diatur oleh undang undang. Prinsip utama koperasi adalah bersifat terbuka dan transparan, tidak ada paksaan atau sukarela, dikelola dengan mandiri/independen dengan cara demokratis, dan harus memiliki anggota.

Koperasi Simpan Pinjam
Koperasi Simpan Pinjam

Berbeda dengan bank umum dimana pengambilan keputusan diambil oleh pemimpin. Dalam Koperasi keputusan dibuat melalui rapat para anggota yang terdapat didalamnya. Keuntungan koperasi atau yang biasa disebut (SHU) sisa hasil usaha didistribusikan secara adil melalui rapat anggota.

Setiap badan usaha pasti memiliki modal untuk menjalankan usahanya, Modal Koperasi Simpan Pinjam berasal dari :

  1. Simpanan Pokok : Iuran yang dibayar oleh anggota pada saat awal bergabung dan hanya dibayar satu kali saja
  2. Simpanan Wajib : Iuran yang dibayar oleh anggota koperasi setiap bulannya.
  3. Simpanan Sukarela : Seperti halnya tabungan, bisa dilakukan tanpa ada keharusan. Bisa dilakukan dengan jumlah dan waktu masing-masing anggota.

Modal Tersebut kemudian didistribusikan layaknya badan usaha untuk menghasilkan keuntungan  kepada para anggotanya. Misalnya seorang anggota yang meminjam dana dari koperasi untuk mengembangkan usahanya lebih luas lagi, Selain itu anggota koperasi dapat meminjam dana untuk keperluan sehari-hari.

Dapat diambil kesimpulan dari uraian diatas Koperasi Simpan Pinjam merupakan suatu bentuk lembaga independen dimana para anggotanya adalah individu atau orang  yang tergabung dalam koperasi tersebut. Mereka yang tidak mendaftar menjadi  anggota tidak bisa melakukan aktifitas simpan pinjam uang di koperasi

BACA JUGA:  Kenali 3 Layanan KUR BRI [Terupdate]

Syarat Mendaftarkan Menjadi Anggota Koperasi Simpan Pinjam

Menjadi anggota koperasi sebenarnya cukup mudah , tidak memerlukan hal hal yang rumit. Untuk menjadi anggota koperasi anda memerlukan status sebagai warga negara Indonesia, dengan kata lain orang yang berkependudukan negara lain tidak diperkenankan mendaftar sebagai anggota koperasi.

Keanggotaan koperasi sifatnya perorangan, sebagai contoh dalam suatu keluarga seorang ibu rumah tangga mendaftarkan dirinya untuk menjadi anggota koperasi. Setelah resmi menjadi anggota koperasi, sang ibu meminjam uang ke lembaga koperasi dengan mengatasnamakan anaknya. Ha tersebut tidak diperbolehkan kecuali sang ibu meminjam atas nama dirinya sendiri.

Berkewajiban membayar iuran wajib dan iuran pokok yang sebagaimana telah disepakati sebelumnya. Hal ini bersifat mutlak dilakukan oleh setiap anggota. Setelah ketentuan diatas dipenuhi dan sudah mendapat status sebagai anggota barulah anggota koperasi dapat meminjam dana, tentu dengan ketentuan dan detail persyaratan lainnya.

Pengajuan Pinjaman Uang Melalui Koperasi Simpan Pinjam

  1. Menyediakan berkas berupa fotocopy ktp
  2. Pengisian formulir peminjaman uang
  3. Menyediakan fotocopy kartu keluarga, rekening listrik, dan slip gaji

Perlu diingat masing-masing koperasi memiliki ketentuan tersendiri, hal diatas adalah langkah umum yang biasa digunakan. Kemungkinan ada penambahan syarat pengajuan sesuai dengan ketentuan masing-masing lembaga koperasi yang menyediakan layanan jasa simpan pinjam

Seperti halnya mekanisme suatu lembaga, pengurus koperasi simpan pinjam akan melakukan peninjauan kepada anggotanya yang melakukan pengajuan pinjam uang sesuai dengan prosedur yang ada. Jika disetujui sejumlah dana akan diberikan kepada anggota sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati sebelumnya

Mendirikan lembaga koperasi cukup mudah, dengan beranggotakan minimal 20 orang menggunakan akte notaris dan mendaftar di kantor wilayah depertemen setempat. Organisasi koperasi melakukan rapat pengurus untuk menyusun anggota kepengurusan. Sedangkan untuk kegiatan harian dilakukan pengelola yang bertugas di koperasi.

Dalam operasionalnya, kegiatan simpan pinjam mengedepankan pemberian pinjaman uang dengan bunga kisaran 12% setahun atau 1% per bulan. Jumlah besarnya pinjaman mengikuti banyakanya anggota yang ada. Tidak menutup kemungkinan peminjaman bisa diberikan kepada bukan anggota koperasi, karena masing-masing koperasi punya ketentuan tersendiri.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.